RAMAL NEWS.COM

Tim Penyuluhan Mabes TNI Turun ke Rupat, Perkuat Pencegahan Karhutla dan Sinergi Lintas Unsur


 Bengkalis, RN.com- Tim Penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI turun langsung ke Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, untuk memperkuat langkah pencegahan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tersebut digelar di Aula Kantor Kecamatan Rupat, Jalan Pelajar, Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Jumat (11/9/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara TNI, pemerintah daerah, aparat kepolisian, petugas penanggulangan bencana, hingga masyarakat dalam mengantisipasi Karhutla.

Tim Penyuluhan Mabes TNI yang berjumlah tiga personel dipimpin Brigjen TNI (Mar) Freddy Jhon Hamonangan Pardosi, didampingi Kolonel Tek I Wayan Joni dan Mayor Inf Sugiyanto. Tim mendapat pendampingan personel Kodim 0303/Bengkalis yang dipimpin Danramil 04/Rupat Lettu Inf Budiansyah Saragih.

Sosialisasi tersebut turut dihadiri Camat Rupat Hariadi, S.Sos., M.Si., perwakilan Kapolsek Rupat Aiptu Fauzi, Ketua LAMR Kecamatan Rupat Datuk Ismail, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Rupat, BPBD, Damkar, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) se-Kecamatan Rupat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, dan sambutan Camat Rupat. Selanjutnya, Tim Penyuluhan Mabes TNI menyampaikan materi mengenai langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan Karhutla, yang kemudian dilanjutkan dengan dialog serta sesi tanya jawab bersama peserta.

Kegiatan ini dinilai penting karena pencegahan Karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapan aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah desa, masyarakat, MPA, serta seluruh unsur terkait. Penguatan pemahaman dan koordinasi di tingkat wilayah menjadi salah satu langkah penting untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini dan mencegah meluasnya titik api.

Dalam kegiatan tersebut tidak ditemukan hal menonjol. Seluruh rangkaian penyuluhan berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan lancar.

Upaya pencegahan juga akan dilanjutkan pada Sabtu (12/9/2026). Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI dijadwalkan meninjau plang larangan beraktivitas di lahan bekas Karhutla dan menara pantau, sekaligus memasang spanduk peringatan Karhutla di Kelurahan Pergam, Kecamatan Rupat.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa pencegahan Karhutla tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi. Pengawasan lapangan, pemasangan rambu peringatan, pemantauan wilayah rawan, serta keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempersempit ruang terjadinya kebakaran.

Dengan semakin kuatnya sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Damkar, MPA, pemerintah desa/kelurahan, dan masyarakat, diharapkan potensi Karhutla di wilayah Rupat dapat ditekan sedini mungkin serta tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas. (Eljhon/Red)

© Hak cipta 2026 - RamalNews.com