Bengkalis, RamalNews.com- Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat di wilayah Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. Babinsa Koramil 04/Rupat, Sertu Beni Manopo, bersama masyarakat turun langsung melaksanakan patroli dan pemantauan terhadap sejumlah kawasan yang dinilai rawan terjadi kebakaran di Desa Pangkalan Pinang, Sabtu (12/9/2026).
Patroli tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus pencegahan agar potensi kebakaran tidak berkembang menjadi Karhutla yang dapat mengancam permukiman, perkebunan, maupun kawasan hutan dan lahan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Beni Manopo bersama warga menyisir dan memantau kondisi lahan, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembukaan lahan dengan cara membakar.
Babinsa mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, baik untuk membersihkan kebun maupun membuka area baru. Langkah tersebut dinilai penting mengingat api yang tidak terkendali dapat dengan cepat meluas, terutama pada kondisi lahan yang mudah terbakar.
Selain melakukan pemantauan, masyarakat juga diajak berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Warga diminta segera melaporkan kepada Babinsa maupun aparat terkait apabila menemukan titik api, asap, atau aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu Karhutla.
Patroli dilakukan secara rutin dan berkesinambungan sebagai bentuk kesiapsiagaan Koramil 04/Rupat bersama masyarakat dalam mengantisipasi ancaman Karhutla di wilayah binaan.
Dari hasil pemantauan di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli, tidak ditemukan adanya titik api maupun kejadian Karhutla. Kondisi tersebut menjadi hasil positif dari upaya deteksi dini, namun kewaspadaan tetap perlu dipertahankan.
Melalui kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 04/Rupat menegaskan bahwa pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Kesadaran untuk tidak membakar lahan dan kepedulian melaporkan potensi kebakaran menjadi kunci agar ancaman Karhutla dapat dicegah sejak dini. (Eljhon/Red)

