RAMAL NEWS.COM

Merah Putih Berkibar, Harga Pokok Dipangkas! Khofifah, Marhaen dan Trihandy Turun Langsung di Pasar Murah Kramat Nganjuk


NGANJUK, JATIM – RAMALNEWS.COM – JOMSEN SILITONGA.

Kamis 13/08/2026, Semarak Bulan Kemerdekaan di Kabupaten Nganjuk semakin terasa. Bukan sekadar merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah juga menghadirkan langkah nyata untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., M.M., M.B.A. dan Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro turun langsung meninjau Pasar Murah ke-93 di Lapangan Bola Kramat, Jalan Lawu, Kelurahan Kramat, Kecamatan Nganjuk.

Kehadiran tiga pimpinan daerah tersebut mendapat perhatian masyarakat. Selain meninjau pelaksanaan pasar murah, mereka juga menyerahkan secara simbolis paket sembako gratis kepada warga lanjut usia (lansia).

Pasar Murah ke-93 menjadi bagian dari rangkaian program Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendekatkan akses kebutuhan pokok kepada masyarakat sekaligus menjaga daya beli dan membantu mengendalikan inflasi.

Bukan Sekadar Pasar Murah, Semangat Kemerdekaan Ikut Dihidupkan

Suasana di Lapangan Bola Kramat semakin semarak ketika bendera Merah Putih dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Khofifah bersama Bupati Marhaen dan Wabup Trihandy juga mengajak masyarakat serta para lansia menyanyikan lagu “Hari Merdeka” secara bersama-sama.

Momen tersebut menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga melalui kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Pasar Murah di berbagai daerah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mempermudah masyarakat memperoleh kebutuhan pangan.

“Ini adalah titik yang ke-93. Harapan kita tentu dapat memudahkan dan mendekatkan penjangkauan pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat, sekaligus sebagai penetrasi pengendalian inflasi,” ujar Khofifah.

Berbagai kebutuhan pokok, seperti minyak goreng dan gula pasir, disediakan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Program tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan, sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

Dinamika pasokan bahan pokok, termasuk Minyakita, juga menjadi perhatian pemerintah. Pemprov Jawa Timur terus melakukan koordinasi dengan Bulog serta memperkuat pemantauan kondisi harga dan ketersediaan barang di pasar.

Pemprov Jatim bersama Pemkab Nganjuk menegaskan komitmennya untuk menjaga kestabilan harga dan memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap tersedia.

Program Pasar Murah juga akan terus didorong hingga akhir tahun dengan pelaksanaan yang dapat menjangkau berbagai titik sesuai kebutuhan masyarakat.

Kegiatan di Kramat menjadi gambaran sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus membantu masyarakat.

Di bulan Kemerdekaan ini, Merah Putih bukan hanya berkibar di lapangan, tetapi juga hadir dalam aksi nyata pemerintah untuk menjaga daya beli dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pasar Murah ke-93 di Kramat pun menjadi salah satu wajah semangat kemerdekaan: pemerintah hadir, masyarakat terbantu.

(Kaperwil Jatim/Ramalnews.com )

© Hak cipta 2026 - RamalNews.com