RAMAL NEWS.COM

Jalan Kabupaten Rupat Rusak Parah Diduga Akibat Truk Over Tonase, Warga Hutan Panjang Keluhkan Aktivitas Angkutan Berat


 Rupat (Bengkalis), Ramalnews.com- Jalan kabupaten di Desa Hutan Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, mengalami kerusakan serius diduga akibat sering dilintasi truk bermuatan berlebih yang melampaui kapasitas jalan maksimal 8 ton.

Apa yang terjadi, Jalan kabupaten di Desa Hutan Panjang mengalami kerusakan berupa retak, berlubang, hingga penurunan badan jalan. Kerusakan diduga dipicu oleh aktivitas truk bermuatan belasan ton yang melintas setiap hari di jalur tersebut.

Siapa yang terlibat, Pengguna jalan terdampak adalah masyarakat Desa Hutan Panjang. Sementara itu, kendaraan yang diduga menjadi penyebab kerusakan adalah truk angkutan bermuatan berat, termasuk kendaraan berpelat luar daerah (BK) yang beroperasi di wilayah Pulau Rupat.

Di mana kejadian, Peristiwa ini terjadi di jalan kabupaten yang melintasi Desa Hutan Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, yang merupakan akses vital masyarakat setempat.

Kapan terjadi, Kerusakan dilaporkan terjadi secara bertahap dalam beberapa waktu terakhir dan semakin parah akibat intensitas lalu lintas truk bermuatan berat yang terus beroperasi setiap hari.

Mengapa terjadi, Kerusakan diduga terjadi karena kendaraan angkutan melanggar batas tonase jalan yang hanya mampu menahan beban maksimal 8 ton. Selain itu, lemahnya pengawasan terhadap kendaraan bermuatan berlebih turut memperparah kondisi infrastruktur jalan.

Bagaimana dampaknya terjadi, Truk bermuatan belasan ton yang melintasi jalan secara rutin menyebabkan permukaan jalan cepat rusak, berlubang, dan tidak stabil. Kondisi ini menimbulkan debu saat musim panas dan genangan saat hujan, sehingga mengganggu aktivitas warga, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga transportasi harian.

Keluhan Warga dan Harapan, Warga Desa Hutan Panjang mengaku sangat terganggu dengan kondisi tersebut. Mereka menilai jalan kabupaten yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah tidak akan bertahan lama jika terus dilalui kendaraan over tonase.

“Mobil-mobil itu sering membawa muatan melebihi kapasitas yang diizinkan. Jalan kami cepat rusak karena aktivitas angkutan yang over kapasitas,” ujar salah seorang warga.

Masyarakat juga menyoroti masih adanya kendaraan berpelat luar daerah yang bebas beroperasi tanpa pengawasan ketat di wilayah Rupat.

Desakan Tindakan Tegas, Warga meminta Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Dinas Perhubungan, dan aparat penegak hukum segera melakukan penertiban kendaraan bermuatan berlebih.

Mereka menilai penegakan aturan tonase sangat penting untuk mencegah kerusakan jalan yang lebih parah serta menjaga keselamatan pengguna jalan.

“Kalau terus dilalui kendaraan bermuatan belasan ton, jalan ini tidak akan bertahan lama. Kami berharap ada tindakan nyata dari pemerintah,” kata warga lainnya.

Hingga saat ini, masyarakat Desa Hutan Panjang masih menunggu langkah konkret dari pihak berwenang untuk menertibkan kendaraan over tonase dan memperbaiki kerusakan jalan yang terjadi. (Eljhon Rupat)

© Hak cipta 2026 - RamalNews.com