Asahan, (Sumut), Ramalnews.com- Kondisi jalan rusak parah di sejumlah wilayah Kabupaten Asahan, khususnya di daerah Mandoge, memicu kekecewaan warga. Kerusakan jalan yang dibiarkan tanpa perbaikan serius dinilai telah merugikan masyarakat dan menghambat aktivitas sehari-hari.
Dalam sebuah aksi protes yang terekam dan beredar, warga tampak berkumpul di lokasi jalan yang ambles dan sulit dilalui. Mereka menyuarakan tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan agar segera mengambil langkah nyata, bukan sekadar janji.
Salah satu warga yang ikut dalam aksi tersebut menyampaikan bahwa kondisi jalan sudah lama rusak namun belum mendapatkan perhatian maksimal dari pemerintah. “Kami butuh bukti, bukan omon-omon. Jalan ini urat nadi ekonomi kami,” ujarnya dengan nada tegas. Senin 4 April 2026.
Selain mengganggu mobilitas, jalan rusak tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna. Beberapa titik bahkan mengalami kerusakan berat hingga nyaris putus, membuat kendaraan sulit melintas, terutama saat musim hujan.
Warga menilai selama ini pemerintah terlalu banyak memberikan janji tanpa realisasi konkret. Mereka berharap adanya tindakan cepat dan tepat guna memperbaiki infrastruktur yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemkab Asahan terkait keluhan warga tersebut. Namun masyarakat berharap aspirasi mereka segera ditindaklanjuti demi kelancaran aktivitas dan peningkatan kesejahteraan di wilayah tersebut. (Red)
