RAMAL NEWS.COM

Diduga Aksi Begal Bersenjata Tajam Terekam CCTV di Tanjung Tiram, Pengendara Motor Jadi Korban Tebasan


 Batubara (Sumut), Ramalnews.com- Aksi kekerasan yang diduga dilakukan sekelompok pemuda bersenjata tajam menggemparkan warga Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Peristiwa yang diduga merupakan aksi pembegalan atau penyerangan terhadap pengguna jalan itu terjadi di Jalan Nelayan, Sabtu malam Minggu (30/5/2026) sekitar pukul 21.32 WIB dan terekam kamera pengawas (CCTV).

Dalam rekaman CCTV yang beredar di tengah masyarakat, terlihat beberapa pemuda berjalan kaki di pinggir jalan pada malam hari. Sejumlah orang dalam kelompok tersebut diduga membawa senjata tajam. Salah seorang pemuda tampak berdiri di tepi jalan dan mengambil posisi seolah menunggu kendaraan yang melintas.

Tak berselang lama, seorang pengendara sepeda motor melintas di lokasi kejadian. Secara tiba-tiba, salah satu pelaku yang diduga membawa senjata tajam menyerupai celurit langsung mengayunkan senjatanya ke arah korban. Aksi tersebut terjadi begitu cepat dan membuat warga yang menyaksikan rekaman CCTV merasa resah serta khawatir terhadap keamanan di wilayah tersebut.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti identitas para pelaku maupun kondisi korban pascakejadian. Namun, beredarnya video CCTV tersebut telah memicu perhatian masyarakat yang meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku khawatir dengan meningkatnya aksi kriminalitas yang mengancam keselamatan pengguna jalan.

"Kami berharap pihak kepolisian segera bertindak tegas dan menangkap para pelaku. Keberadaan orang-orang yang membawa senjata tajam di jalan sangat membahayakan masyarakat dan pengguna kendaraan yang melintas," ujarnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya memperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap kejadian, identitas korban, serta langkah-langkah penyelidikan yang telah dilakukan.

Belum ada pernyataan resmi dari aparat berwenang mengenai motif penyerangan maupun dugaan keterlibatan kelompok tertentu dalam peristiwa tersebut.

Masyarakat berharap kasus ini menjadi perhatian serius aparat keamanan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di Kecamatan Tanjung Tiram dan wilayah sekitarnya, sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang beraktivitas pada malam hari. (Redaksi)

© Hak cipta 2026 - RamalNews.com