NTB, Ramalnews.com- the HKTI Discussion Forum (Saresehan HKTI) was successfully held from 08:00 to 12:00 WIB at the Auditorium of the Ministry of Agriculture, led directly by Mr. H. Moeldoko, S.I.P, as Advisor of BAI.
Senin, 27 April 2026, kegiatan Saresehan HKTI telah sukses diselenggarakan mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, bertempat di Auditorium Kementerian Pertanian, yang langsung dipimpin oleh Bapak H. Moeldoko, S.I.P, selaku Pembina BAI.
The forum served as an important platform for gathering, exchanging ideas, and strengthening the strategic role of organizations in supporting the agricultural sector and public interests.
Forum ini menjadi wadah penting untuk bersilaturahmi, bertukar gagasan, serta memperkuat peran strategis organisasi dalam mendukung sektor pertanian dan kepentingan masyarakat luas.
The event was specifically attended by BAI members from across Indonesia, reflecting strong commitment and participation in advancing organizational missions.
Kegiatan ini secara khusus dihadiri oleh anggota BAI dari seluruh Indonesia, yang menunjukkan komitmen dan partisipasi aktif dalam memajukan misi organisasi.
Through this forum, members are expected to enhance synergy, strengthen coordination, and expand their capacity in carrying out advocacy and community service roles.
Melalui forum ini, para anggota diharapkan dapat meningkatkan sinergi, memperkuat koordinasi, serta mengembangkan kapasitas dalam menjalankan peran advokasi dan pengabdian kepada masyarakat.
H. Sujayadi, Chairman of BAI DPD NTB and Coordinator of Mitra Mabes NTB, emphasized that this event is a strategic momentum to build solid communication and reinforce BAI’s role in social and legal aspects within society.
H. Sujayadi, Ketua BAI DPD NTB sekaligus Koordinator Mitra Mabes NTB, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum strategis untuk membangun komunikasi yang solid serta memperkuat peran BAI dalam berbagai aspek sosial dan hukum di tengah masyarakat.
This activity is expected to bring positive impacts and strengthen collaboration among institutions for the betterment of society and national development.
Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif serta memperkuat kolaborasi antar lembaga demi kemajuan masyarakat dan pembangunan nasional. (Red/tim NTB)

