Mataram (NTB), Ramalnews.com- Dugaan permasalahan di lingkungan pendidikan kembali mencuat, menyusul adanya laporan terhadap seorang guru Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kawuwu.
Seorang guru SD bernama Pak Ishaka diduga dilaporkan oleh kepala sekolah terkait penilaian kinerja, termasuk tudingan kurang disiplin atau “malas” dalam menjalankan tugas.
Laporan tersebut melibatkan kepala sekolah SD di Kawuwu sebagai pihak pelapor dan Pak Ishaka sebagai pihak yang dilaporkan. Informasi ini disampaikan oleh Abdul Hamid, yang mengaku mendapatkannya dari rekan guru di SMPN 13 Satap.
Waktu pasti pelaporan belum diketahui secara jelas, namun informasi ini mulai mencuat dan menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir.
Peristiwa ini terjadi di lingkungan SD Kawuwu, yang berada di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Laporan tersebut diduga berkaitan dengan penilaian kinerja guru. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi, sehingga alasan pasti pelaporan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.
Informasi mengenai laporan ini beredar melalui komunikasi antar tenaga pendidik. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak kepala sekolah maupun instansi terkait. Secara hukum, apabila laporan dilakukan tanpa dasar yang jelas atau tidak melalui prosedur yang benar, hal itu berpotensi melanggar ketentuan disiplin ASN sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Abdul Hamid berharap agar persoalan ini dapat diselesaikan secara terbuka dan profesional melalui mekanisme resmi. Ia menekankan pentingnya transparansi dan keadilan agar tidak terjadi kesalahpahaman berkepanjangan.
Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut kredibilitas tenaga pendidik serta pentingnya menjaga etika dan profesionalisme di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Hingga saat ini, pihak kepala sekolah SD di Kawuwu belum memberikan keterangan resmi. (H.sujayadi kaperwil NTB)


