Ramalnews.com- Bengkalis, Rupat utara- Hari Raya Imlek, hari kedua pantai wisata lapin mulai di penuhi wisata lokal, seperti diseputaran desa desa yang berada di daerah kecamatan rupat utara, pada tahun ini dalam hitungan kalender lunar cina jatuh pada perkiraan shio kuda api menggantikan shio ular tahun 2025.
Adapun keberadaan kunjungan dari pengunjung luar rupat terlihat amat sepi, di karenakan bersamaan bulan puasa bagi umat muslim yang juga jatuh pada kamis 19 Febuari 2026.
Dalam pantauan pihak media di pantai wisata lapin, terlihat sepi dari pengunjung luar kecuali penduduk lokal yang rata rata lebih dominan ke chindo rupat yang beragama budha, salah satu pengunjung juga berkomentar kepada pihak media "bahwasannya sepinya pengunjung sesuai dengan kondisi cuacanya beberapa hari ini, rupat diselimuti hujan serta cuaca yang tidak menentu".
Cerita pengunjung ini juga di sambung oleh salah satu pengunjung chindo dari luar rupat, tepatnya dari pekanbaru yang ikut hadir berlibur dengan keluarga, menurut beliau "prasarana jalan juga amat memadai, dan juga perjalanan amat memudahkan transportasi serta juga dengan armada kapal roro yang juga amat cukup lancar".
Salah seorang tokoh chindo rupat dalam hal ini untuk semua akses yang telah memperlancar kegiatan masyarakat dalam suasana imlek ini mengatakan, "ucapan terimakasih kepada pemkab bengkalis terutama bupati Kasmarni, PUPR bengkalis, Dishub bengkalis, Dewan DPRD Bengkalis, Camat Rupat Heriady, Camat Rupat Utara Aulia Fikri, serta media di Rupat, dan semua yang terlibat dalam perihal ini.
Beliau juga menyampaikan himbauan buat masyarakat yang merayakan imlek, bahwasannya dengan bersamaan memasuki bulan puasa Ramadhan ini, agar bisa saling menghargai dan menghormati, terutama bagi pesta kembang api, karena imlek indentik dengan pesta kembang api.
Menurut beliau bagi yang mau pesta kembang api agar bisa untuk menahan diri, dengan membakarnya di luar jam umat Islam mengadakan sholat taraweh serta tadarus dan juga acara acara yang lainnya, terutama bagi mereka yang berhampiran dengan lingkungan umat muslim dan juga mesjid.
Selain itu juga beliau berkomentar bahwa pihak kepolisian dan tni juga harus bisa menyampaikan hal ini kepada semua masyarakat serta memberi pengarahan bahwa pentingnya untuk saling menghormati sesuai dengan perundang undangan yang berlaku di negara ini.
Beliau juga mengakhiri dengan ucapan "Selamat Tahun baru Imlek buat masyarakat rupat yang merayakannya serta selamat menyambut puasa bagi masyarakat muslim yang menjalankannya". (Eljhon Rupat)

