Batu Bara, RN.com- Perselisihan yang melibatkan Kepala Dusun (Kadus) 6, Desa Sei Mentaram, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, dengan abang kandungnya sendiri menjadi perhatian masyarakat setempat.
Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Sabtu (12/9/2026). Persoalan yang seharusnya dapat diselesaikan secara kekeluargaan justru berujung pada keterlibatan masyarakat hingga dibawa ke balai desa untuk dilakukan perdamaian.
Ironisnya, menurut informasi yang dihimpun, persoalan serupa disebut kembali terjadi sehingga masyarakat kembali turun tangan untuk membantu mendamaikan kedua pihak.
Dalam upaya kedua, proses perdamaian disebut berlangsung di rumah salah seorang warga Dusun 6. Sejumlah masyarakat dikabarkan berkumpul untuk mencari jalan keluar agar perselisihan antara Kadus dan abang kandungnya tersebut tidak kembali berlanjut.
Kondisi ini kemudian memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat: kepada siapa warga harus melaporkan persoalan di lingkungan dusun apabila kepala dusun yang seharusnya menjadi salah satu tempat masyarakat menyampaikan keluhan justru sedang menghadapi persoalan internal yang berulang?
Kepercayaan Masyarakat Dipertanyakan, Kepala dusun pada dasarnya memiliki posisi yang dekat dengan masyarakat dan menjadi salah satu penghubung antara warga dengan pemerintahan desa. Karena itu, persoalan pribadi yang terjadi berulang kali dan melibatkan figur perangkat dusun dinilai berpotensi memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan di tingkat dusun.
Sejumlah warga disebut berharap adanya transparansi, keteladanan, serta sikap yang mampu menjaga wibawa pemerintahan dusun, terutama ketika menghadapi persoalan di tengah masyarakat.
Masyarakat juga mempertanyakan apakah persoalan tersebut hanya sebatas masalah keluarga atau sudah berdampak terhadap fungsi dan pelayanan Kadus 6 kepada warga.
Jika konflik pribadi terus berulang hingga harus diselesaikan oleh masyarakat, kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan kesan bahwa masyarakat justru harus menjadi pihak yang turun tangan menyelesaikan persoalan perangkat pemerintahan di lingkungannya sendiri.
Perlu Klarifikasi Pemerintah Desa, Persoalan ini dinilai perlu mendapat perhatian dan klarifikasi dari Pemerintah Desa Sei Mentaram. Bukan untuk menghakimi pihak tertentu, melainkan untuk memastikan bahwa konflik pribadi tidak mengganggu pelayanan publik maupun hubungan antara perangkat dusun dengan masyarakat.
Pemerintah desa juga diharapkan dapat menjelaskan mekanisme penyelesaian apabila terjadi konflik yang melibatkan perangkat desa atau kepala dusun, sehingga masyarakat mengetahui secara jelas ke mana harus mengadu ketika menghadapi persoalan di lingkungan mereka.
Sebab, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan tingkat bawah sangat bergantung pada sikap, integritas, dan kemampuan aparatnya dalam memberikan pelayanan serta menjadi contoh dalam penyelesaian persoalan.
Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari Kepala Dusun 6 maupun Pemerintah Desa Sei Mentaram mengenai kronologi lengkap perselisihan tersebut, penyebab terjadinya konflik, serta langkah resmi yang akan ditempuh agar persoalan serupa tidak kembali terulang. (Tim/Red)
