RAMAL NEWS.COM

Dukung Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani, Dandim 0208/Asahan Bersama Bupati Tanam Perdana Sawit PSR dan Padi Gogo


 Asahan, RN.com- Sinergi pemerintah daerah, TNI, koperasi dan petani kembali diperkuat melalui Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Komandan Kodim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., bersama Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., serta unsur Forkopimda Kabupaten Asahan menghadiri penanaman perdana kelapa sawit program PSR pola kemitraan sekaligus tanam perdana intercropping padi gogo di Dusun III Gotting Sidodadi, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, Senin (31/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di areal PSR Koperasi Produsen Petani Kelapa Sawit (KPPKS) “Kesepakatan” tersebut menjadi langkah konkret dalam mendorong peremajaan tanaman kelapa sawit rakyat sekaligus memaksimalkan pemanfaatan lahan selama masa tanaman sawit belum menghasilkan.

Bukan sekadar seremoni, penanaman perdana ini diarahkan untuk menjawab dua kebutuhan sekaligus, yakni meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat dan memanfaatkan ruang di antara tanaman sawit melalui pola tumpang sari dengan padi gogo.

Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra bersama Bupati Asahan secara simbolis melakukan penanaman bibit kelapa sawit serta padi gogo. Kegiatan tersebut turut diikuti unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, pengurus KPPKS “Kesepakatan”, kelompok tani dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Dandim menegaskan bahwa jajaran Kodim 0208/Asahan siap mendukung program pemerintah yang menyentuh langsung sektor pertanian dan perkebunan, khususnya program yang diarahkan untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, integrasi PSR dengan penanaman padi gogo merupakan langkah strategis karena lahan yang sedang menjalani proses peremajaan tidak dibiarkan menganggur. Sistem intercropping dapat menjadi alternatif bagi petani untuk memperoleh hasil tambahan selama tanaman kelapa sawit memasuki masa pertumbuhan.

“Sinergi antara pemerintah, TNI, koperasi dan para petani sangat penting untuk memastikan program ini berjalan dengan baik. Dengan pengelolaan yang optimal, kita berharap produktivitas perkebunan meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” ujar Dandim.

Sementara itu, Bupati Asahan menyampaikan apresiasi atas terlaksananya penanaman perdana PSR pola kemitraan dan intercropping padi gogo. Menurutnya, program tersebut diharapkan tidak hanya mempercepat peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi kepada petani melalui optimalisasi lahan.

Program ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah, TNI, koperasi dan kelompok tani dituntut tidak berhenti pada tahap penanaman, tetapi memastikan keberlanjutan program melalui pendampingan, pengelolaan lahan dan peningkatan produktivitas.

Dengan pelaksanaan PSR yang dipadukan dengan tanaman pangan, lahan perkebunan diharapkan mampu memberikan manfaat ganda: menjaga keberlanjutan komoditas kelapa sawit rakyat sekaligus mendukung ketersediaan pangan.

Penanaman perdana tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Pemerintah daerah bersama TNI dan para pemangku kepentingan berharap program PSR dan intercropping padi gogo dapat dikembangkan secara berkelanjutan serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Asahan.

Penanaman perdana sawit melalui PSR pola kemitraan dan padi gogo dengan sistem intercropping.

Dandim 0208/Asahan, Bupati Asahan, Forkopimda, KPPKS, kelompok tani dan masyarakat. Senin, 31 Agustus 2026.

Areal PSR KPPKS “Kesepakatan”, Dusun III Gotting Sidodadi, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Asahan.

Mempercepat peremajaan sawit rakyat, mengoptimalkan lahan dan meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Melalui sinergi pemerintah, TNI, koperasi dan petani dengan menggabungkan peremajaan sawit dan penanaman padi gogo di lahan PSR. (Muas/Red?

© Hak cipta 2026 - RamalNews.com