Tannung Balai, Ramalnews.com- Sebuah video yang memperlihatkan seorang perempuan diduga berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) atau guru PNS diarak warga viral di media sosial dan menghebohkan masyarakat Kota Tanjung Balai.
Peristiwa yang disebut terjadi di Jalan Burhanuddin, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai, pada Rabu (22/7/2026) itu memicu kemarahan warga setelah muncul dugaan bahwa guru tersebut membawa seorang murid laki-lakinya kepada sang suami, yang kemudian diduga menjadi korban tindak asusila.
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, korban disebut merupakan seorang anak yatim. Dugaan tersebut sontak memancing reaksi keras masyarakat yang merasa prihatin sekaligus mengecam keras apabila tuduhan tersebut benar terjadi.
Dalam video yang beredar, tampak seorang perempuan diduga guru PNS menjadi sasaran amarah warga sebelum akhirnya diamankan. Sementara itu, pasangan suami istri (pasutri) yang diduga terkait dalam kasus tersebut dilaporkan telah diamankan oleh personel Polres Tanjung Balai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap kronologi lengkap, mengumpulkan alat bukti, serta memastikan kebenaran informasi yang beredar di tengah masyarakat.
Diduga adalah pelaku sebagai pasutriKasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan seorang tenaga pendidik dan dugaan korbannya merupakan anak di bawah umur. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat mengusut perkara tersebut secara profesional, transparan, dan memberikan perlindungan maksimal kepada korban sesuai ketentuan perundang-undangan.
Dugaan tindak asusila terhadap seorang murid laki-laki yang disebut merupakan anak yatim, Seorang guru perempuan berstatus PNS bersama suaminya sebagai terduga, serta seorang murid laki-laki sebagai korban dugaan, Rabu, 22 Juli 2026, Jalan Burhanuddin, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai.
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, guru tersebut diduga membawa muridnya kepada sang suami hingga terjadi dugaan tindak asusila. Dugaan ini masih dalam penyelidikan polisi.
Peristiwa mencuat setelah video pengamanan oleh warga viral di media sosial. Terduga kemudian diamankan dan dibawa ke Polres Tanjung Balai untuk menjalani proses hukum.
Berita ini disusun berdasarkan informasi awal dan video yang beredar di media sosial. Dugaan yang disampaikan belum merupakan fakta yang telah diputus pengadilan. Identitas korban sengaja tidak dipublikasikan demi melindungi hak dan keselamatan anak. Pihak yang disebut sebagai terduga tetap memiliki hak atas asas praduga tak bersalah hingga ada putusan hukum yang berkekuatan tetap. (Tim)


