Batubara (Sumut), Ramalnews.com- Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Batu Bara mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Batu Bara yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Batu Bara, Mukhrizal Arif, menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan prestasi yang patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar yang berlaku.
Menurut Mukhrizal, opini WTP menjadi indikator penting bahwa laporan keuangan pemerintah daerah telah disajikan secara wajar sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan. Capaian itu juga mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara di bawah kepemimpinan Baharuddin Siagian dan Wakil Bupati dalam menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran serta kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
“Opini WTP merupakan indikator penting yang menunjukkan bahwa laporan keuangan pemerintah daerah telah disajikan secara wajar sesuai standar akuntansi pemerintahan. Capaian ini mencerminkan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabilitas penggunaan anggaran,” ujar Mukhrizal.
Meski demikian, KNPI menilai keberhasilan meraih opini WTP tidak boleh berhenti sebagai capaian administratif semata. Organisasi kepemudaan tersebut mendorong agar tata kelola keuangan yang baik dapat diterjemahkan menjadi program pembangunan yang efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
KNPI memahami adanya berbagai aspirasi masyarakat yang menginginkan peningkatan kualitas pembangunan dan pelayanan publik yang lebih dirasakan secara langsung. Menurut Mukhrizal, harapan tersebut merupakan masukan konstruktif yang harus menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kinerja pembangunan di berbagai sektor.
“WTP memang bukan ukuran langsung keberhasilan pembangunan maupun kesejahteraan masyarakat. Namun pembangunan yang berkualitas juga membutuhkan tata kelola keuangan yang baik. Karena itu, keduanya harus saling menguatkan,” katanya.
KNPI berharap pengelolaan keuangan daerah yang baik dapat mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia, termasuk sektor kepemudaan.
Sebagai organisasi kepemudaan, KNPI juga meminta pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap program kepemudaan, kewirausahaan, ekonomi kreatif, olahraga, dan peningkatan kapasitas generasi muda sebagai investasi pembangunan daerah di masa depan.
Selain itu, KNPI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melihat capaian opini WTP secara objektif dan proporsional. Apresiasi terhadap prestasi pemerintah dinilai penting diberikan tanpa menghilangkan ruang kritik, evaluasi, dan pengawasan publik demi mewujudkan pemerintahan yang semakin baik.
“Mengkritisi hasil pembangunan adalah hak masyarakat. Namun capaian tata kelola keuangan yang baik juga patut diapresiasi. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh capaian tersebut bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya Batu Bara yang maju, sejahtera, dan bahagia. Kami yakin pemerintahan Bahar-Syafrizal sedang dan sudah berjalan ke arah tersebut,” tegas Mukhrizal.
Di akhir pernyataannya, KNPI berharap raihan opini WTP Tahun Anggaran 2025 menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk semakin memperkuat integritas birokrasi, meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran, mempercepat realisasi program prioritas daerah, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Batu Bara. (Redaksi)
