RAMAL NEWS.COM

Commotion in Dusun Ras Ends in Violence Victim Taken to Hospital Keributan di Dusun Ras Berujung Kekerasan Korban Dilarikan ke Rumah Sakit


 Ramalnews.com

Central Lombok, NTB – Lombok Tengah, NTB

An incident involving a dispute between residents occurred in Dusun Ras, Beraim Village, on Sunday (May 3, 2026), which escalated into physical violence.

Telah terjadi insiden keributan antarwarga di Dusun Ras, Desa Beraim, pada Minggu (03/05/2026), yang berujung pada tindakan kekerasan fisik.

According to information gathered at the scene, the altercation led to a kicking assault allegedly carried out by a local resident against the victim. As a result, one victim suffered serious injuries and was rushed to Rumah Sakit Yatopa Bodak for medical treatment.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, keributan tersebut memicu aksi penendangan yang diduga dilakukan oleh salah satu warga setempat terhadap korban. Akibat kejadian tersebut, satu orang korban mengalami luka serius hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Yatopa Bodak untuk mendapatkan perawatan medis.

In addition, another victim sustained injuries to the hand.

Selain itu, terdapat satu korban lainnya yang mengalami luka pada bagian tangan.

The victim has reportedly filed an official complaint with Polres Lombok Tengah to pursue legal action in accordance with applicable laws.

Korban diketahui sempat membuat pengaduan resmi ke Polres Lombok Tengah guna menindaklanjuti kejadian tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku.

This incident has drawn public concern, and the community hopes that law enforcement authorities will promptly investigate and take firm action against those responsible.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat setempat, dan diharapkan aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan serta mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab.

As of this report, there has been no official statement from the police regarding the full chronology or legal status of the alleged perpetrator.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap maupun status hukum pelaku. (Ramalnews NTB Team | Tim Ramalnews NTB)

© Hak cipta 2026 - RamalNews.com