Kaur (Bengkulu), Ramalnews.com- Seorang warga Desa Pengubaian, Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur, ditemukan meninggal dunia akibat dugaan gantung diri pada Selasa (14/04/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Korban diketahui berinisial E (27), seorang petani yang merupakan warga Desa Pengubaian. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelumnya sejumlah saksi melihat satu unit sepeda motor terparkir di pinggir pantai. Karena merasa curiga, para saksi kemudian mendekati lokasi dan mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung di sebuah batang kayu menggunakan tali nilon.
Salah satu saksi kemudian segera menghubungi Bhabinkamtibmas setempat, yang selanjutnya meneruskan informasi tersebut ke Polres Kaur dan Polsek Kaur Selatan. Mendapat laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, S.I.K., M.Tr.Opsla., melalui keterangannya membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi kejadian.
“Personel kami bersama Polsek Kaur Selatan telah mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, serta mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujar Kapolres.
Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, korban diduga telah meninggal dunia lebih dari 24 jam sebelum ditemukan. Di lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor, pakaian, sepatu, dan topi milik korban.
Kapolres juga menambahkan bahwa berdasarkan keterangan sementara, korban diketahui tengah memiliki permasalahan pribadi dalam keluarga. Namun demikian, pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman guna memastikan tidak adanya unsur lain dalam kejadian tersebut.
“Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” jelasnya.
Kapolres Kaur turut mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar serta tidak ragu untuk saling berkomunikasi dan mencari bantuan apabila menghadapi permasalahan hidup.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk saling menjaga dan peduli satu sama lain. Jika ada permasalahan, jangan dipendam sendiri, segera cari bantuan baik kepada keluarga, tokoh masyarakat, maupun pihak terkait,” tutup Kapolres. (Ripasi Bengkulu)



